Plastik Penyumbang Sampah Terbesar, Padahal Bisa Jadi Cuan Jika Dimanfaatkan

Plastik Penyumbang Sampah Terbesar, Padahal Bisa Jadi Cuan Jika Dimanfaatkan

Rabu, 5 Juli 2023 – 01:14 WIB

JAKARTA – Sampah masih menjadi salah satu permasalahan yang harus dihadapi oleh Indonesia. Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang dirilis pada 2021, sampah di Indonesia telah mencapai 67,8 juta ton, kemudian naik menjadi 70 juta ton pada 2022.

Baca Juga :


Ganjar Ajak Masyarakat Kelola Sampah Jadi Miliki Nilai Ekonomis

Sampah plastik masih menjadi kontributor terbesar dalam meningkatnya total keseluruhan jumlah sampah di ranah nasional. Padahal, jika terkelola dengan baik, sampah plastik dapat dimanfaatkan kembali menjadi bahan baku kemasan produk baru, ataupun barang lain yang bernilai ekonomi, serta dapat menjadi sumber mata pencaharian baru di sektor informal. Scroll untuk informasi selengkapnya.

Wahyuni, 45 tahun, telah menjadi pengumpul sampah lebih dari 12 tahun. Keterbatasan pendidikan dan minimnya penghasilan suami mendorong Bu Wahyuni turut membantu perekonomian keluarga. 

Baca Juga :


Taylor Swift Dikabarkan Kena Denda Hingga Rp45 Juta Karena Tak Bisa Jaga Kebersihan Townhouse-nya

Bagi Wahyuni, bekerja sambil merawat anak bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan dan menjadi pengumpul sampah merupakan pekerjaan yang mungkin Ia lakukan. Meski tak dapat dipungkiri, pekerjaan sebagai pengumpul sampah menempatkannya pada posisi yang sangat rentan.

Baca Juga :


Soal Timbunan Sampah, Plastik Kresek Sering Disalahkan, Padahal Ada Kemasan Sachet yang Terlupakan

“Pekerjaan suami yang tidak menentu, membuat kami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta biaya pendidikan anak-anak. Kondisi ini mendorong saya untuk mencari tambahan pemasukan dengan menjadi pengumpul sampah. Meski penghasilannya tidak seberapa dan risiko pekerjaannya tinggi, tetap saya lakukan agar keluarga bisa makan dan anak-anak bisa sekolah,” ujar Wahyuni, dalam keterangannya, dikutip Rabu 5 Juli 2023. 

Namun, pada tahun 2020, Wahyuni menjadi salah satu penerima manfaat dalam program Inclusive Recycling Indonesia (IRI). Program yang digagas oleh Danone-AQUA, Danone Ecosystem dan Veolia melalui kerjasama dengan Yayasan Pembangunan Citra Insan Indonesia (YPCII), bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, recycle (TPS3R) di tingkat desa dan tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) pada tingkat kecamatan, serta sejumlah lapak yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Selain itu, program IRI juga bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan plastik, terutama untuk jenis Polyethylene terephthalate (PET), dengan cara meningkatkan produktivitas 10 pelapak besar (waste collection center) yang bergerak dalam bidang pengumpulan sampah botol plastik. 



Source link

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *