Rata-rata Kasus Harian Turun 97 Persen

Rata-rata Kasus Harian Turun 97 Persen

Kamis, 22 Juni 2023 – 12:45 WIB

Jakarta – Juru Bicara (Jubir) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan keputusan pemerintah mencabut status pandemi Covid-19 di sudah sesuai dengan kondisi faktual yang terjadi di Indonesia saat ini. 

Baca Juga :


COVID-19 Sudah Jadi Endemi, Biaya RS Masih Ditanggung BPJS?

Kata dia, keputusan pemerintah itu ditetapkan menyusul pernyataan WHO pada 5 Mei 2023 lalu yang telah mencabut status pandemi Covid-19 sebagai kedaruratan kesehatan global.

“Kondisi faktual cukup untuk menjadi dasar pencabutan status pandemi Covid-19 di Indonesia. Kemarin, tanggal 21 Juni 2023 Presiden RI Joko Widodo mengumumkan pencabutan status pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Wiku dalam konferensi pers secara virtual, Kamis, 22 Juni 2023. 

Baca Juga :


Status Pandemi Dicabut, Prof Wiku: Bukan Berarti Covid-19 Hilang dari Indonesia

Adapun kondisi faktual yang dimaksud Wiku itu dapat dilihat dari adanya penurunan kasus positif harian Covid-19 sejak Januari hingga Juni 2023. Rata-rata penambahan kasus positif harian selama Januari-Juni 2023, kata Wiku, hanya mencapai 533 kasus atau turun lebih dari 97 persen dari periode gelombang pertama akibat varian Delta dan gelombang kedua yaitu Omicron.

Presiden Jokowi umumkan PPKM Level 4.

Photo :

  • Repro Youtube Sekretariat Presiden.

Baca Juga :


Soal Cawe-Cawe Presiden Jokowi di Pemilu, Begini Penjelasan Bawaslu

“Melihat kasus aktif Covid-19, saat ini angkanya jauh lebih rendah dibandingkan kasus aktif selama dua kali gelombang kasus aktif saat ini yakni sebesar 0,14%. Sedangkan saat gelombang kedua sebesar 8,96% gelombang pertama bahkan mencapai 17,61%,” ucapnya.

“Selain itu, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 juga terus mengalami perbaikan dari yang sebelumnya sangat tinggi hingga mencapai 70%-60% pada gelombang kasus pertama dan kedua yang lalu, menjadi hanya 1,7%,” sambung Wiku.

Halaman Selanjutnya

Perbaikan kondisi Covid-19 di Indonesia menurut Wiku juga tidak terlepas dari peran vaksinasi yang digencarkan pemerintah. Sejauh ini, vaksinasi dosis ketiga saja sudah mencapai 38,01 persen. 

img_title



Source link

author

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *